Erupsi Lewotobi yang terjadi pada tanggal 4 November 2024 hingga kini (Januari 2025) masih terus terjadi, hal ini membuat Posko Jenggala melakukan perencanaan kegiatan untuk meminimalisir dampak penderitaan yang dialami warga terdampak setelah beberapa lama mengungsi di beberapa titik – titik pengungsian
Tepat pada saat setelah Natal dan menjelang tahun baru Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala bersama dengan Indika Fundation melakukan kegiatan kemanusiaan Distribusi Bantuan berupa 500 paket perlengkapan mandi, 100 selimut dewasa, 500 pakaian anak – anak dan 50 box masker di beberapa desa yang terdampak tetapi tidak mengungsi dan titik-titik pengungsian di Desa Lewolaga kab. Flores Timur – Nusa Tenggara Timur
Realisasi kegiatan kemanusiaan ini dimulai pada tanggal 27 Desember 2024 – 31 Desember 2024, kegiatan ini dilakukan sebagai kado dan hadiah Natal dan Tahun Baru bagi para pengungsi dan korban terdampak erupsi gunung Lewotobi di Kab. Flores Timur khususnya anak-anak yang memang mayoritas 95% pengungsi dan korban terdampak merupakan umat Kristiani yang sedang merayakan hari Natal di pengungsian
Bantuan yang diberikan memang tidak dapat mencakup keseluruhan korban terdampak erupsi/warga masyarakat yang mengungsi tetapi setidaknya hal positif yang dilakukan oleh Posko Jenggala dan Indika Foundation dapat meringankan beban penderitaan korban terdampak erupsi gunung Lewotobi
Perjalanan kegiatan Kemanusiaan tim Posko Jenggala bekerjasama dengan Prudential Indonesia dan Indika Foundation dimulai pada tanggal 23 Desember 2024, perjalanan dari Jakarta menuju Kupang ditempuh selama 3 jam perjalanan udara, sesampai di Kupang tim memastikan bahwa seluruh kebutuhan yang diperlukan sudah sesuai dan tidak ada kekurangan, mulai dari barang-barang bantuan, atribut, perlengkapan, dll
Selama 1 hari tim Posko Jenggala memastikan hal tersebut sudah terkondisikan, sehingga pada tanggal 25 Desember bertepatan dengan hari Natal, tim Posko Jenggala bertolak menuju Larantuka yang di tempuh selama 45 menit perjalanan udara, sesampainya di Larantuka, tim memastikan barang-barang sudah lengkap dan siap didistribusikan termasuk obat-obatan
Pada tanggal 27 Desember 2024 tim bertolak menuju Desa Waiula yang ditempuh selama 3 jam perjalanan darat dari Larantuka, sekedar informasi desa Waiula ini merupakan salah satu desa terdampak yang sebagian besar penduduk sudah dipulangkan dari pengungsian akibat menurunnya status gunung Lewotobi dari Awas menjadi Waspada, di desa ini akses fasilitas kesehatan cuma ada 1 puskesmas dan terpaksa ditutup karena bangunannya hancur pada saat erupsi besar tanggal 4 November 2024
Pembagian barang-barang bantuan kami mulai dari desa ini, antusiasme mulai terlihat dengan adanya bantuan barang-barang yang diberikan, adapun barang-barang yang diberikan memang hanya sekedarnya tetapi sangat bermanfaat untuk warga yang menerimanya
Selanjutnya bantuan kami berikan ke lokasi yang bernama desa Pantai Oa dan Gereja Watobuku di desa Waiula kec. Wulanggitang Kab. Flores Timur, sambil bercengkrama dan berdialog dengan warga desa setempat, bantuan yang diberikan pun memang tidak mencukupi karena keterbatasan bantuan yang dialokasikan kepada kedua desa tersebut, tetapi bantuan ini cukup membuat mereka tersenyum
Setelah dari desa Pantai Oa dan desa Waiula selanjutnya bantuan kami berikan ke titik pengungsian Mandiri di desa Boru dan desa Boru Kedang
Titik puncak kegiatan kami laksanakan di posko pengungsian desa Bokang dan Posko Pengungsian desa Konga di kec. Titihena Kab. Flores Timur, disana kami berikan kaos untuk anak-anak pengungsi yang totalnya ada 300-an anak-anak TK, SD, SMP
Mereka diberikan kaos dari Indika Foundation dengan gambar pakaian adat NTT dan motto “ Anak Flores Anak Kita “, kami membaur bersama anak-anak dan memberikan hadiah-hadiah berupa mainan anak-anak baik laki-laki maupun perempuan, kami bernyanyi bersama dan selanjutnya kami makan-makan bersama di lokasi pengungsian, sebelumnya beberapa anak-anak di titik-titik pengungsi lainnya kita berikan kaos tersebut seperti di titik pengungsian mandiri di beberapa desa
Terlihat anak-anak begitu senang dan mereka merasa tidak sedang di pengungsian karena sebuah acara kecil yang kami buatkan, ini salah satu langkah kecil dari tim Posko Jenggala untuk membut tersenyum kepada anak-anak di pengungsian
Foto lapangan dari kegiatan ini — Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, November 2024.