Bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga ke Aceh pada periode akhir November 2025, merupakan salah satu peristiwa bencana alam yang memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat di berbagai wilayah terdampak.
Curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut menyebabkan meluapnya aliran sungai serta terjadinya pergerakan tanah di sejumlah kawasan rawan bencana. Kondisi tersebut mengakibatkan terendamnya permukiman warga, hancurnya fasilitas umum dan fasilitas sosial, rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan, serta tertutupnya akses transportasi yang sangat vital bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain kerusakan fisik, bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor ini juga berdampak langsung terhadap kondisi sosial dan psikologis masyarakat.
Banyak warga yang terpaksa mengungsi akibat rumah yang rusak atau tidak layak huni, kehilangan harta benda, serta terhentinya aktivitas kerja dan pendidikan.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil berada dalam kondisi yang sangat membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait kebutuhan pangan, kesehatan, dan perlindungan.
Wilayah Sumatera Utara mencapai 12 Kabupaten/Kota terdampak banjir, banjir bandang dan tanah longsor dengan wilayah Tapanuli Tengah yang merupakan daerah terparah terdampak bencana
Di wilayah-wilayah tersebut bencana yang terjadi menyebabkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, lahan pertanian, serta sarana ibadah dan pendidikan.
Akses menuju beberapa titik lokasi sempat terhambat akibat jalan tertutup material longsor, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan penyaluran bantuan pada tahap awal kejadian.
Bantuan untuk Sumatera Utara dibagi menjadi 2 lokasi yakni :
Posko Pengungsian Gor Pandan Kec. Pandan kelurahan Pandan total pengungsi 402 jiwa/129 kk
Posko Pengungsian Kec Tukka total pengungsi 913 jiwa/282 kk
Barang² yg sudah diserahkan tanggal 19 Desember 2025 di Posko TapTeng Bangkit untuk didistribusikan kepada pengungsi di GOR Pandan Kec. Pandan dan Pengungsi Kec. Tukka, yakni :
Kaos anak² 250 pcs
Hygiene kit 500 paket
Selimut 500 pcs
Abon 500 pcs
Sardines 500 kaleng
Beras 10 kg 150 karung
Tikar gulung 150 pcs
Total penerima manfaat korban terdampak bencana Sumatera Utara sebanyak 1315 orang