Pada akhir November 2025, banjir bandang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, termasuk Dusun Famili, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, yang terjadi pada malam hingga dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam tanpa henti.
Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan debit sungai meningkat secara cepat hingga meluap. Kondisi tersebut mengakibatkan terendamnya pemukiman warga, hancurnya fasilitas umum dan fasilitas sosial, rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan, serta tertutupnya akses transportasi yang sangat vital bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Aliran air yang kuat tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga membawa lumpur tebal, kayu gelondongan, dan material berat lainnya yang menghantam bangunan serta fasilitas umum. Banyak rumah mengalami kerusakan, perabotan dan barang berharga warga rusak atau hanyut, serta aktivitas masyarakat lumpuh total.
Selain kerugian materiil, warga juga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman karena lingkungan permukiman tidak lagi layak huni. Pasca kejadian, masyarakat dihadapkan pada masalah lanjutan seperti keterbatasan air bersih, risiko penyakit, dan proses pemulihan lingkungan yang membutuhkan waktu serta dukungan dari berbagai pihak.
Kegiatan Pembersihan Rumah
Pembersihan dilakukan pada 10 unit rumah warga terdampak banjir dalam kurun waktu selama 7 hari
Fokus kegiatan yakni melakukan pengangkatan lumpur, material sisa banjir, dan pencucian area rumah dengan menggunakan peralatan-peralatan, sbb :
Pompa pemadam
Konektor coupling
Selang pemadam 2” × 20 m
Selang pemadam 2” × 30 m
Nozel pemadam
Selang spiral 10 m
Genset Tiger 5.000 watt (bensin)
Mesin steam lengkap 2 unit
Pompa air Alkon 3 inch
Spiral Alkon 3 inch × 3 m
Selang air Alkon 3 inch 1 roll (50 m)
Peralatan Manual dan Sarana Pendukung
Angkong merek Rush 5 unit
Sekop dan gagangnya 10 unit
Cangkul dan gagangnya 10 unit
Sarung tangan bintik 10 lusin
Drum air 4 buah Selain itu juga Posko Jenggala bersama IA ITB Pengda Aceh membangun rumah contoh ukuran 6x8 m dengan bahan kayu bagi korban terdampak banjir Aceh Tamiang