Monday, October 26, 2020
  • Ikuti Kami
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala

Banjir Bandang Luwu Utara - Sulawesi Selatan

Published : 12-Agustus-2020 | 12:44:54

Kerja bakti bersama pemuda dan warga membersihkan lumpur akibat banjir bandang yang melanda


Pembersihan rumah warga yang terendam lumpur menjadi prioritas tim Posko Jenggala yang harus dilaksanakan dengan harapan warga korban banjir dapat Kembali kerumahnya masing-masing tanpa harus berlama-lama dipengungsian. Kegiatan ini melibatkan 10 personil dari Mapala UMI Makassar dan warga setempat. Dengan berbekal peralatan kerja berupa cangkul, skope, gerobak dorong dan mesin air alkon pembersihan dimulai dari desa Bone hingga desa Masamba berlangsung selama 7 hari. Kegiatan dimulai dengan mengangkut semua material lumpur yang berada didalam rumah dan mengeluarkan barang-barang untuk selanjutnya penyemprotan lantai dan tembok dengan menggunakan mesin alkon.

Selain bertujuan membersihkan rumah dari material lumpur dan sampa yang terbawa akibat derasnya air banjir, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangkitkan semangat dan menghilangkan kesedihan yang dirasakan masyarakat terhadap bencana yang terjadi. Dengan membangkitkan semangat saling membantu diantara warga masyarakat dan relawan yang terlibat, para korban tentu lebih semangat dalam melakukan kegiatan meskipun mereka masih dihantui oleh air yang sewaktu-waktu dapat Kembali naik mengingat kondisi perkampungan yang berada di dataran rendah dan bantaran sungai.

Sedikitnya terdapat 5 rumah yang sudah rampung dikerjakan oleh tim Posko Jenggala hingga dapat ditempat Kembali. Namun puluhan rumah lainnya masih dalam tahap penyelesaian hingga tim Kembali ke Makassar. Untuk mempermudah pembersihan rumah yang dilakukan oleh masyrakat, kami menyumbangkan alat-alat kerja mulai dari cangkul hingga mesin air kepada kepala dusun setempat untuk dipergunakan selama masa pembersihan. Adapun wilayah kegiatan pembersihan rumah secara gotong royong berlokasi di  Desa Radda, Kecamatan Masamba:

Dengan datangnya musibah banjir bandang segala kegiatan administrasi pemerintahan hampir berhenti, namun kebutuhan informasi terkait pendataan korban jiwa dan kerusakan wilayah sangat diperlukan. Untuk itu kegiatan pembersihan terhadap fasilatas umum juga menjadi salah satu prioritas yang dilaksanakan oleh tim Posko Jenggala yang di bantu oleh Mapala UMI beserta warga masyarakat dilaksanakn mulai dari tanggal 23 – 28 Juli 2020. Kegiatan ini berhasil membersihkan, 2 kantor desa yaitu kantor desa Rada dan Kantor Desa Seko. Serta 1 kantor pos yang akan segera digunakan untuk keperluan pembagian dana BLT dari pemerintah kepada masyarakat setempat

Pada saat tim Posko Jenggala berada di Desa Radda dalam kegiatan membersihkan rumah warga, kami melihat Masjid yang sedang dibersihkan oleh para relawan, mulai dari pengerjaan secara manual maupun dengan alat berat. Mengingat hari raya idul adha yang sebentar lagi tiba, maka Posko Jenggala turut andil dalam membersihkan masjid tersebut dengan menurunkan 2 unit truk untuk membantu pembuangan lumpur untuk mempercepat proses pembersihan selama 5 hari.

Tidak hanya melaksanakan kegiatan fisik, Posko Jenggala juga turut memberikan bantuan barang berupa selumut, pakaian dalam dan genset untuk disalurkan diwilayah yang dijadikan pengungsian oleh masyarakat. Adapun barang-barang yang disalurkan beserta lokasi pendistribusian adalah sebagai berikut ;

Krisis pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), belum usai, negeri ini dilanda berbagai bencana banjir dan longsor, seperti terjadi di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Data 19 Juli, sekitar 38 orang meninggal dunia, dan 46 orang hilang. Beberapa faktor disebut jadi penyebab bencana ini, seperti alih fungsi hutan dan lahan, sampai curah hujan tinggi. Pada 12 Juli, hujan lebat sekitar 10 jam, dari malam hingga subuh pada 13 Juli. Siang, 13 Juli hujan susulan datang hampir delapan jam. Sampai 19 Juli ada enam kecamatan berdampak, yakni, Masamba, Sabbang, Baebunda, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

Kecamatan Masamba, satu daerah terdampak banjir limpasan tinggi hingga ekstrem paling parah. Wilayah lain sebagian besar berada pada kategori banjir dengan genangan tinggi. Ancaman bencana, baik bencana alam maupun bencana non-alam memang memiliki tingkat dampak yang berbeda-beda disetiap tempat serta potensi keterpaparannya juga tidak mungkin sama, namun bencana sekali lagi merupakan sebuah hal yang dipengaruhi oleh banyak aspek yang melekat. Ancaman bencana tidak boleh jika hanya dipandang sebagai ‘amarah alam’ belaka, melainkan merupakan implikasi dari banyak aspeksalah satunya yaitu faktor manusia berupa pembukaan lahan unutk perkebunan. banyaknya titik-titik longsor di hulu sungai Rongkang, Radda dan Masamba harus diwaspadai untuk mencegah bencana banjir bandang berikutnya melihat curah hujan yang masih cukup tinggi hingga saat ini.

Pelaksanaan program kegiatan Posko Jenggala dalam membantu korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara berlangsung selama 10 hari terhitung dari keberangkatan pada tanggal 20 Juli 2020 hingga kepulangan pada tanggal 29 Juli 2020. Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan dilokasi bencana   Kecamatan Masamba berlangsung selama 7 hari. Mulai dari tanggal 22 Juli hingga 28 Juli 2020. Walaupun dengan waktu yang cukup terbatas, kegiatan ini diharapkan banyak memberikan manfaat bagi para korban dan dapat menggerakan berbagai pihak yang dapat terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam memberikan bantuan untuk meringankan beban penderitaan korban banjir.


Waktu Kegiatan


22-Juli-2020 S/D 27-Agustus-2020

Lokasi Kegiatan



Kontak

GERAKAN KEMANUSIAAN POSKO JENGGALA

Jl. Gunung Indah II No. 50, Cirendeu, Ciputat, Tanggerang Selatan

(021) 7445734

(021) 7445734

info[at]posko-jenggala.org

www.posko-jenggala.org