Monday, October 26, 2020
  • Ikuti Kami
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala

Posko Jenggala dan Prudence Foundation Beri Pengobatan Gratis Korban Terdampak Gempa Ambon

Published : 12-Agustus-2020 | 11:43:11

Bersama tim medis Posko Jenggala setelah memberikan pelayanan kesehatan gratis di Pulau Haruku


Pada tanggal 23 Januari 2020 tim Posko Jenggala kembali ke Tanah Maluku tepatnya ke Pulau Ambon dan Pulau Haruku untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, beberapa dokter dan perawat ditugaskan menuju titik-titik pengungsian di sekitar Pulau Ambon dan Pulau Haruku, Adanya gempa-gempa susulan dalam skala kecil dan skala menengah dalam setiap harinya sejak gempa yang cukup besar periode September 2019 hingga periode Januari 2020 membuat warga di Pulau Ambon dan sekitarnya terus mengungsi hingga saat ini, mereka khawatir akan adanya gempa besar yang dapat menimbulkan tsunami, mereka masih mengungsi dengan menggunakan tenda-tenda pengungsian yang berada diatas bukit dan pegunungan hampir seluruh warga yang tinggal di sepanjang bibir pantai baik di Pulau Ambon maupun Pulau Haruku mengungsi dan mendirikan tenda-tenda diatas bukit

Berdasarkan cerita pengungsi setempat saat ini mereka sudah kekurangan logistik, baik makanan pokok dan makanan tambahan lainnya juga diceritakan oleh warga bahwasanya untuk pelayanan medis di lokasi pengungsian juga sangat minim akibat sudah berakhirnya masa tanggap darurat, hanya ada beberapa bidan dan mantra desa dengan obat-obatan seadanya

Berbekal informasi dan hasil assessment rekan-rekan Posko Jenggala di Ambon, tim Posko Jenggala yang terdiri dari 6 dokter, 6 perawat, 2 orang relawan dan 2 orang tim teknis pada hari Sabtu tanggal 24 Januari 2020 bergerak menuju titik pengungsian pertama yang terletak di Pulau Ambon tepatnya dititik pengungsian Universitas Darussalam yang berlokasi di kec. Salahutu kab. Maluku Tengah

Kedatangan tim Posko Jenggala disambut hangat oleh para warga pengungsi, antusiasme warga cukup baik menyambut kedatangan kami, mereka satu persatu datang untuk berobat ke tempat kami, dari mulai anak-anak, orang dewasa hingga manula ikut antri demi mendapatkan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim Posko Jenggala

Melihat masih banyaknya tenda-tenda pengungsian yang masih berdiri merupakan tanda bahwa kondisi didaerah tersebut memang masih banyaknya warga yang mengungsi akibat adanya gempa terus menerus dalam skala kecil maupun skala sedang, bahkan ada beberapa tenda-tenda pengungsian yang kami lihat disempurnakan menyerupai seperti hunian sementara

Keesokan harinya di titik kedua kami menuju lokasi tempat pemeriksaan kesehatan yang berada di desa Liang masih di kecamatan Salahutu kab. Maluku Tengah, di desa ini juga masih terdapat banyak tenda-tenda pengungsian, pagi sampai sore hari mereka kembali ke rumah mereka masing-masing untuk sekedar melihat dan membersihkan rumah mereka, sore atau malam hari mereka kembali ke tenda pengungsian dan tidur di tenda-tenda tersebut, dan ini sudah berjalan seperti ini selama hampir 4 bulan sejak gempa awal melanda Maluku dan sekitarnya

Di desa Liang ini terlihat fasum dan fasos seperti MCK/toilet umum sementara pada umumnya cukup bersih dan terjaga, hanya saja bantuan air bersih sangat kekurangan, apabila dalam satu hari tidak ada bantuan air bersih mereka harus mengeluarkan uang sebesar Rp 150.000 per 2000 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih baik untuk konsumsi, mandi, cuci dan lainnya, uang sebesar itu dirasakan cukup berat bagi para pengungsi di tenda-tenda yang saat ini sebagian besar dari mereka para pengungsi tidak bekerja/bekerja serabutan

Selain membuka Posko kesehatan secara cuma-cuma, beberapa dokter Posko Jenggala dibantu warga sekitar juga mengunjungi tenda-tenda pengungsian yang ditempati oleh para manula yang sedang sakit dan tidak bisa berjalan menuju ke Posko pemeriksaan, banyak keluhan warga yang diceritakan kepada tim Posko Jenggala mulai dari keadaan mereka di tenda-tenda pengungsian, bantuan makanan hingga kepada sulitnya air bersih/layak konsumsi yang tersedia di pengungsian

Tanggal 27 Januari 2020 atau hari ketiga tim Posko Jengala berada di Ambon, lokasi selanjutnya tim Posko Jenggala menuju titik pengungsian desa Wai kecamatan Salahutu kab. Maluku Tengah, didesa Waai tim Posko Jenggala menuju 3 titik lokasi pengungsian tepatnya di dusun Kamarue Bawah, dusun Puncak Damai dan dusun Bekasi

Tidak berbeda jauh dengan dua lokasi sebelumnya yang tim Posko Jenggala datangi, kedatangan kami disambut hangat oleh warga di tiga kampong yang didatangi dan permasalahan yang sama kembali diceritakan kepada kami terkait kurangnya logistic, air bersih dan sarana kesehatan yang memadai, cukup ramai pasien warga pengungsian yang datang di Posko kesehatan yang dibuka oleh tim Posko Jenggala

Pasien yang datang sebagian besar adalah balita, anak-anak dan manula, rata-rata mengeluhkan penyakit gatal-gatal akibat kurang bersihnya tempat yang mereka tinggali serta kurangnya fasilitas air bersih yang mereka dapatkan

Hari keempat kami menuju pulau Haruku untuk memberikan pemeriksaan kesehatan kepada penduduk yang mengungsi di perbukitan, lokasi yang dipilih untuk melakukan kegiatan tersebut yaitu dibalai desa Haruku, perjalanan dari Ambon ditempuh selama kurang lebih 1 jam menuju pelabuhan penyebrangan Tulehu kemudian dilanjut menggunakan speedboad selama 20 menit dari Tulehu menuju pulau Haruku

Kami tiba di pulau Haruku sekitar pukul 10.00 waktu setempat dan dilokasi sudah ada beberapa perangkat desa untuk membantu tim Posko Jenggala, selain itu juga sudah berdatangan warga yang mengungsi di perbukitan untuk berobat, di pulau Haruku ini memang untuk fasilitas kesehatan selama warga mengungsi sangat minim sekali karena keterbatasan tenaga medis di pulau Haruku tidak sebanding dengan jumlah pengungsi dari beberapa desa di pulau Haruku

Sekitar pukul 15.00 kami menutup posko pemeriksaan kesehatan disamping juga sudah tidak ada yang datang ke Posko, kami segera mempacking barang-barang dan obat-obatan untuk segera kembali ke Ambon karena hari sudah mulai sore untuk menghindari air laut pasang di perairan penyebrangan pulau Haruku menuju pulau Ambon pada sore harinya

Keesokan harinya yang merupakan hari kelima kami berada ditanah Maluku, kami menuju ke dusun Wainuru yang terletak di desa Waai kec. Salahutu kab. Maluku Tengah, titik lokasi pemeriksaan kesehatan terletak dibalai dusun Wainuru yang berada tepat di pemukiman penduduk

Saat ini banyak dari warga mengungsi keatas perbukitan tidak jauh dari dusun mereka, karena khawatir terjadi gempa-gempa susulan yang dapat memicu tsunami, karena dusun mereka berada persis di bibir pantai, banyak dari rumah-rumah mereka masih terlihat rusak akibat gempa yang terjadi akhir September 2019 belum diperbaiki

Satu persatu dari warga mulai berdatangan menuju balai dusun Wainuru, mereka mulai memeriksakan diri dib alia dususn, mulai dari balita, anak-anak hingga manula, dengan bersemangat mereka datang sesekali diiringi dengan kuluh kesah yang mereka alami selama hampir empat bulan mengungsi di perbukitan

Sore harinya sekitar pukul 17.00 waktu setempat kami pamit kembali menuju kota Ambon dimana tempat kami stay selama melakukan pemeriksaan ditanah Maluku, karena esoknya beberapa tim medis dan relawan harus kembali ke Jakarta, kami pun pamit dan berterima kasih kepada para tim medis dan tim relawan dari Ambon karena sudah membantu tim Posko Jenggala melakukan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma selama lima hari


Waktu Kegiatan


22-Januari-2020 S/D 28-Januari-2020

Lokasi Kegiatan



Kontak

GERAKAN KEMANUSIAAN POSKO JENGGALA

Jl. Gunung Indah II No. 50, Cirendeu, Ciputat, Tanggerang Selatan

(021) 7445734

(021) 7445734

info[at]posko-jenggala.org

www.posko-jenggala.org