Thursday, October 19, 2017
  • Ikuti Kami
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala

Banjir dan Longsor kab. Purworejo-Jawa Tengah

Published : 17-Juli-2016 | 18:14:14

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Purworejo dan sekitarnya dengan curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan sejumlah pemukiman warga tertimbun longsor, hingga Sabtu malam (18/6/2016)


Jumat 24 Juni 2016, tim Posko Jenggala yang terdir dari Rendy, Shidiq, Insan dan Agus menerima telepon dari Andi Sahrandi untuk datang menuju sekretariat Posko Jenggala yang terletak di daerah Cirendeu, Ciputat Timur yang juga merupakan kediaman dari Andi Sahrandi

Setibanya tim di Cirendeu, langsung to the point Andi Sahrandi menjelaskan perihal pemanggilan tim untuk datang ke sekretariat, bahwasanya seperti yang kita lihat dimedia-media cetak dan elektronik tengah terjadi banjir dan tanah longsor di daerah Jawa Tengah, tepatnya di kab. Purworejo

Atas hal tersebut tim diharapkan dapat berangkat sesegera mungkin untuk dapat secepatnya melihat dan membantu korban yang berada dilokasi bencana tersebut, tanpa pikir panjang lagi tim memutuskan akan berangkat esok hari puku 13.00, maka malam itu juga tim menyiapkan seluruh keperluan yang akan dibawa ke lokasi bencana

Sebelumnya atas persetujuan bersama, tim Posko Jenggala akan memberikan bantuan logistik,  hygiene kit dan bantuan lainnya, untuk segala kebutuhan bantuan yang akan diberikan kepada korban bencana, rencanaya akan dibeli di sekitar lokasi bencana karena setelah berkomunikasi dengan teman-teman yang saat itu ada dilokasi bencana, bahwa barang-barang bantuan dapat dengan mudah didapatkan atau tidak terlalu sulit di sekitar kab. Purworejo

Sabtu, 25 Juni 2016, pukul 08.00 Andi Sahrandi dan Mommi berangkat menuju Yogyakarta melalui jalur udara, sesampainya di Yogyakarta Andi dan Mommi sudah dijemput oleh Bangun salah satu tim Posko Jenggala yang saat ini bersomisili di Yogyakarta dan ikut berperan aktif membantu tim Posko Jenggala saat Merapi 2010 meletus

Selanjutnya Andi dan Mommi menuju kab. Purworejo yang berjarak sekitar 65 km dari Yogyakarta, dan dapat ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan darat, sesampainya di Purworejo Andi dan tim langsung menuju desa Caok kec. Loano dan desa Jelok kec. Kaligesing

Sementara tim Posko Jenggala yang terdiri dari Rendy, Shidiq, Insan dan Agus berangkat dari Cirendeu menuju kab. Purworejo pukul 13.00 melalui jalan darat dan sampai di kab. Purworejo pukul 02.00 dini hari dan saat itu juga langsung bertemu dengan Andi dan Mommi di penginapan sekitar Purworejo sambil makan Sahur dan berbincang agenda untuk esok hari

 

Minggu 26 Juni 2016, Pukul 08.00 tim Posko Jenggala mulai membeli barang-barang yang dibutuhkan seperti cangkul, sekop linggis, helm, alat perkakas dan gerobak sorong untuk membantu korban longsor dibeberapa titik

Titik yang pertama kami datangi berada di desa Jelok kec. Kaligesing, terlihat ketika mulai memasuki  desa Jelok banyak terdapat sisa-sisa longsoran yang terjadi dan telah disingkirkan oleh alat berat, kondisi alam yang memang merupaka perbukitan, tentu saja rentan longsor disamping kadar tanahnya yang gembur dan intensitas hujan yang cukup tinggi sebelum longsor terjadi

Para korban longsor yang rumahnya tertimbun dan kehilangan anggota keluarganya di ungsikan sementara di kantor desa Jelok dan sekolah dasar yang kebetulan sedang libur sekolah, jarakk antara lokasi longsor dan tempat pengungsian berjarak sekitar 2 km, dilokasi tersebut setidaknya mereka aman sampai diusulkan untuk direlokasi oleh pemerintah daerah setempat

Kedatangan tim Posko Jenggala disambut oleh kepada desa yang memang sudah menunggu di balai desa, dan kami pun mulai menurunkan barang-barang yang akan diberikan untuk daerah tersebut, bantuan yang kami berikan lebih berupa alat kerja untuk membersihkan tanah disekitar pemukiman penduduk yang memang tidak terkena longsor langsung seperti cangkul, sekop linggis, helm, alat perkakas dan gerobak sorong

Di sisi lain karena kebutuhan logistik seperti bahan makanan, mie instan, dll cukup banyak maka tim Posko Jenggala memberikan bantuan alat kerja tersebut untuk dapat digunakan oleh para warga guna membersihkan dan meratakan tanah disekitar rumahnya

Setelah selesai di desa Jelok kami kembali menuju pusat kota untuk membeli kebutuhan bantuan yang akan diberikan untuk desa Donorati esok hari, sampailah kami di pusat kota dan kami pun menuju toko alat-alat rumah tangga untuk membeli kompor tungku, solet, pisau, sendok, selang, panci, piring, gelas, ember dan tabung gas, Pembelian barang-barang tersebut rencananya akan dipakai dipengungsian, yang dimana kebutuhan logistik dan makanan cukup terpenuhi dilokasi tersebut

Setelah itu kami juga menuju toko perkakas, ditoko tersebut kami membeli alat-alat kerja untuk meratakan tanah dan membersihkan tanah disekitar lokasi bencana di desa Donorati, barang-barang yang kami beli berupa selang, linggis cangkul, sepatu boot, helm, sarung tangan dan gerobak sorong

Setelah itu kami menuju toko perlengkapan sekolah untuk membeli kebutuhan belajar anak-anak sekolah dasar didesa Donorati seperti tas sekolah dan buku tulis dan juga masing-masing anak sekolah tersebut mendapatkan kaos oblong 1 buah yang juga kami beli dipasar sekitar pusat kota

Akhirnya tiba waktunya sore hari kami mencari tempat berbuka dan untuk evaluasi kegiatan hari ini, sambil menyantap hidangan buka puasa dan melepas dahaga diselingi oleh candaan dari Andi Sahrandi kepada teman-teman Posko Jenggala lainnya sambil memotivasi kami bahwa hidup harus berguna bagi orang lain

Senin, 27 Juni 2016

Pagi hari pukul 08.00 tim Posko Jenggala mulai berangkat menuju desa Donorati, tak lupa sebelum itu kami singgah di toko perlengkapan rumah tangga dan alat-alat tulis yang kemarin sudah kami beli, segera setelah kami datang barang-barang yang kami beli kemarin tersebut sudah disiapkan dan siap diantar ke lokasi berbarengan dengan kami

Sesampainya di desa Donorati kami sudah ditunggu oleh kepala desa dan perangkatnya dan tidak lupa pula anak-anak yang akan diberikan tas sekolah dan buku tulis juga sudah berkumpul dibalai desa, satu persatu mereka menerima bantuan tas sekolah, buku tulis dan baju kaos, hal tersebut dilakukan demi menyenangkan hati mereka sebagai akibat dari bencana longsor yang melanda sekitaran kab. Purworejo

Setelah seharian kami berada dilokasi dan seluruh bantuan juga sudah diberikan kepada warga dan anak-anak, selanjutnya kami berpamitan kepada warga desa untuk melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta

Selasa, 28 Juni 2016

Sebelum kembali ke Jakarta tim Posko Jenggala menyempatkan diri untuk singgah ke daerah Plosokerep di sekitaran Kali Urang untuk melihat kondisi huntara yang dibangun oleh Posko Jenggala pada saat erupsi Merapi 2010, yang dimana Posko Jenggala membangun sekitar 300an rumah saat itu

 Saat ini huntara tersebut sudah menjadi hunian tetap milik warga korban erupsi Merapi 2010 dimana tanah yang digunakan oleh para pengungsi adalah milik Sri Sultan Hamengkubuwono yang sampai saat ini dihibahkan untuk warga pengungsi di Plosokerep

Setelah berkeliling dan berbincang dengan penduduk hunian tetap, kami segera kembali ke Jakarta, Andi Sahrandi dan Mommi melalui jalur udara dan segera menuju bandara karena jadwal pesawat semakin dekat, sementara Rendy, Insan, Shidiq dan Agus melalui jalur darat menggungakan kendaraan operasional Posko Jenggala

BANTUAN YANG DIBERIKAN KEPADA KORBAN LONGSOR

  1. Kompor tungku
  2. Solet
  3. Pisau
  4. Sendok
  5. Selang air
  6. Panci
  7. Piring plastik
  8. Gelas plastik
  9. Ember
  10. Tabung gas
  11. Cangkul
  12. Sepatu boot
  13. Linggis
  14. Helm kerja
  15. Sarung tangan
  16. Gerobak sorong
  17. Tas sekolah
  18. Kaos oblong
  19. Buku tulis
  20. sekop

Waktu Kegiatan


25-Juni-2016 S/D 28-Juni-2016

Lokasi Kegiatan


Berita Terbaru


Selengkapnya

Aktivitas Terbaru


Selengkapnya

Kontak

GERAKAN KEMANUSIAAN POSKO JENGGALA

Jl. Gunung Indah II No. 50, Cirendeu, Ciputat, Tanggerang Selatan

(021) 7445734

(021) 7445734

info[at]posko-jenggala.org

www.posko-jenggala.org