Sunday, November 19, 2017
  • Ikuti Kami
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala

Longsor Banjarnegara, Satu Kotak Peralatan Pertukangan, Pacul, dan Linggis

Published : 17-Januari-2015 | 00:46:41

Bencana tanah longsor menimpa sebuah desa di Banjarnegara, Jawa Tengah. Bantuan yang diberikan harus benar-benar cocok dengan kondisi dan kebutuhan setempat, agar dapat berguna dengan tepat.


Pada awal 2006, salah satu bencana tanah longsor terbesar di Jawa Tengah terjadi. Tepatnya terjadi di Dukuh Gunungrejo, Desa Sijeruk, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara. Mengakibatkan 102 rumah tertimbun tanah. Begitupula dengan sebuah sekolah taman kanak-kanak, masjid, poskamling, satu unit mobil, dan sepeda motor. Menyebabkan pula ratusan hewan ternak kambing, ayam, dan kelinci mati. Korban jiwa mencapai 34 orang meninggal dunia. Sedangkan ratusan orang lainnya diduga tertimbun tanah.

Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam berita yang terdapat di situsweb Kabupaten Banjarnegara, kerugian material akibat bencana tanah longsor yang menimpa Desa Sijeruk, diperkirakan mencapai Rp6,049 miliar lebih. Terdiri dari kerugian ekonomi sebesar Rp724 juta dan kerusakan infrastruktur sebesar Rp5,325 miliar. Sedangkan warga yang selamat ditampung di pengungsian Balai Desa Sijeruk sebanyak 78 orang dan Balai Desa Kalimunjar 49 orang. Sementara itu, 40 orang warga mengungsi ke keluarga masing-masing yang selamat di luar desa. Selain itu, korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Banjarnegara mencapai 13 orang dan di Rumah Sakit Margono 1 orang.

Upaya pencarian korban secara serempak dilakukan oleh Tim Search and Rescue  (SAR), Polisi, Tentara Nasional Indonesia, Palang Merah Indonesia, pecinta alam, relawan, dan berbagai organisasi masyarakat. Dari pagi hingga sore, para penyelamat bekerja dibantu dengan menggunakan lima alat berat. Cuaca yang tidak bersahabat, hujan deras, mewarnai proses penyelamatan.

Posko Jenggala memutuskan berangkat memberi bantuan ke Banjarnegara. Seperti yang kerap dilakukan, pendekatan dan bantuan yang diberikan Posko Jenggala menyesuaikan diri dengan kondisi dan kebutuhan setempat. Pada saat di Banjarnegara, Posko Jenggala– setelah melihat kondisi dan kebutuhan setempat– berusaha keras menyiapkan bantuan yang benar-benar tepat. Bantuan itu berupa kotak-kotak kayu berisi peralatan pertukangan, pacul, dan linggis.

Bantuan seperti ini bukannya tanpa sebab. Pertimbangan Posko Jenggala adalah karena kebanyakan penduduk di Banjarnegara berprofesi sebagai tukang kayu yang mengolah kayu sengon yang banyak terdapat di sana. Jadi, peralatan kerja seperti ini memang dibutuhkan.

Tambahan lagi, menurut andi Sahrandi, masyarakat di Banjarnegara unik. Di Banjarnegara Posko Jenggala bertemu dengan orang-orang yang tidak seperti orang kebanyakan. Mereka tidak mau hanya berpangku tangan menerima bantuan. Mereka menolak diberi bantuan uang. Begitupula dengan makanan. Soalnya menurut mereka, tetangga dan saudara mereka yang selamat sudah memberi bantuan makan. Kalau mau bantu, menurut mereka, ya bantu saja. Tapi, bantuannya dalam bentuk apa?

Menghadapi situasi seperti itu, Posko Jenggala berdiskusi merembukkan jenis bantuan yang tepat. Dari diskusi ini munculah pikiran bahwa para korban yang selamat diperkirakan memerlukan sesuatu untuk menyelamatkan, membongkar, dan memperbaiki rumah yang terkena longsor. Jadi, dibutuhkan suatu peralatan untuk membongkar dan memperbaiki rumah.

Setelah diskusi, Tim Posko Jenggala segera berangkat ke kota terdekat, Wonosobo, untuk membeli pacul dan linggis serta peralatan pertukangan. Semua peralatan tersebut yang ada di Wonosobo diborong semua, hingga puluhan juta rupiah. Orang-orang di pasar yang mengetahui hal ini pada terkaget-kaget dan keheranan melihat ada rombongan memborong semua peralatan pertukangan, pacul, dan linggis.

Kemudian, semua peralatan ini dikemas dalam kotak-kotak kayu satu paket lengkap berisi: peralatan pertukangan, pacul, dan linggis. Akhirnya, bantuan inilah yang diberikan kepada warga yang menjadi korban bencana tanah longsor. Mereka berterimakasih atas bantuan tersebut. Tapi, tetap menolak dikasih uang


Waktu Kegiatan


10-Januari-2006 S/D 02-Januari-2006

Lokasi Kegiatan


Berita Terbaru


Selengkapnya

Aktivitas Terbaru


Selengkapnya

Kontak

GERAKAN KEMANUSIAAN POSKO JENGGALA

Jl. Gunung Indah II No. 50, Cirendeu, Ciputat, Tanggerang Selatan

(021) 7445734

(021) 7445734

info[at]posko-jenggala.org

www.posko-jenggala.org